Biodata Franco Morbidelli, Murid Rossi yang Juara MotoGp San Marino 2020

Infokers.net–Kejuaran balap motor nomor nomor satu dunia, MotoGp 2020 berlangsung seru. Memasuki Seri ke enam sudah ada 5 pembalap berbeda yang memenangi balapan.

Pembalap yang sudah memenangkan balapan adalah Fabio Quartararo dari Tim Petronas Yamaha SRT yang memenangi dua seri pembuka, kemudian pemenang balapan berganti-hanti. Pembalap Redbull KTM Brad Binder, Pembalap Ducati Andrea Dovizioso, Tech 3 KTM Miguel Oliviera dan kini giliran pembalap Petronas Yamaha SRT lainnya, Franco Morbidelli yang berhasil menjuarai MotoGp San Marino, Italia.

Lalu, Siapakah Franco Morbidelli?

Franco Morbidelli lahir di Roma, 4 Desember 1994. Ia adalah seorang pembalap motor profesional berkewarganegaraan Italia. Ayahnya berasal dari Roma dan ibunya berasal dari Brasil. Keluarganya pindah dari Roma ke Tavullia, markas Valentino Rossi, saat berusia 10 tahun.

Ayah Morbidelli dan ayah Rossi sahabat dekat. Morbidelli adalah pembalap muda binaan akademi balap milik Rossi, VR46 Rider academy.

Franco Morbidelli memulai debut profesionalnya pada ajang European Superstock 600 di musim 2011, dan berhasil menjuarai kejuaraan tersebut di musim 2013 bersama San Carlo Team Italia Kawasaki. Franco sempat mengikuti balapan dengan status wildcard bersama tim Federal Oil Gresini Moto2 di GP San Marino, GP Jepang, dan GP Valencia kejuaraan Moto2 2013.

READ:  JADWAL MotoGP 2020 Hari Ini Minggu 27 September & Jam Tayang MotoGP & Moto2 Catalunya 2020 di Trans7

Pada musim 2014, Franky (sapaan akrabnya) menjalani musim debutnya di kejuaraan Moto2 bersama tim “Italtrans Racing Team”. Pencapaian terbaiknya adalah saat selesai di tempat kelima pada GP Aragon dan mengakhiri musim dengan mengoleksi 75 poin. Di musim pertamanya itu dia hanya finis ke-11.

Ayahnya diketahui tewas bunuh diri saat musim balap 2014. Sumber lain menyebutkan ayahnya bunuh diri pada 2013, setelahnya baru ia bergabung akademi balap VR46 pada 2014.

Pada musim berikutnya MMorbidelli tetap berada di tim yang sama, dan berhasil meraih podium pertamanya pada GP Indianapolis 2015. Dia sempat absen empat s (Silverstone, San Marino, Araagon, dan Jepang) karena cidera saat latihan motorcross, karena itu dia harus puas berada di posisi ke-sepuluh dalam klasemen akhir 2015 dengan raihan 90 poin.

READ:  Hasil MotoGP Teruel/ aragon 2 2020, Morbidelli Raih Kemenangan ke 2, Suzuki finish ke 2 dan 3

Pada musim 2016, Franco Morbidelli) bergabung bersama tim Estrella Galicia Marc VDS. Di Tim itu Ia berhasil meraih delapan kali podium (4 kali podium 2, 4 kali podium 3) dimana lima podium terakhir diraih pada lima lomba terakhir. Secara keseluruhan dia mengumpulkan 213 poin dan menempati posisi ke-empat klasemen akhir.

Juara Dunia Moto 2

Franco Morbidelli berhasil menjadi Juara dunia Moto 2 di Musim Balap 2017 bersama tim Sky VR46 milik Valentino Rossi.

Usai juarai Moto 2 2017 Morbidelli berkesempatan untuk tampil di kelas MotoGP 2018. Hal tersebut terjadi setelah salah satu Tim peserta MotoGP, yaitu Marc VDS Honda, merekrutnya sebagai tandem Thomas Luthi.

Musim debut Morbidelli di kelas MotoGP berjalan kurang menawan. Morbidelli harus puas hanya menyelesaikan MotoGP 2018 dengan menempati posisi ke-15 usai hanya memperoleh 50 poin dari 19 balapan yang dijalaninya. Sebuah catatan yang kurang bagus untuk seorang juara Moto2 sebelum kelas MotoGp.

READ:  Hasil MotoGp Le Mans 2021, Jack Miller menang beruntun

Semusim berselang, Morbidelli memilih pindah ke Tim Petronas Yamaha SRT dan berduet dengan Fabio Quartararo. Pada awalnya ia diharapkan menjadi embalap andalan Tim. Namun, i musim keduanya tampil di kelas MotoGP, Morbidelli hanya berhasil memperbaiki catatannya dengan menyudahi musim 2019 di posisi ke-10. Hasil itu lebih buruk daripada Quartararo.

Berpeluang Juara dunia MotoGp 2020

Di musim 2020 franco Morbidelli sudah mengoleksi 2 podium. Sekarang dia ada di urutan ke-7 klasemen sementara dari 6 seri yang sudah berlangsung. Melihat ketatnya persaingan MotoGP 2020, bukan tidak mungkin Morbidelli bisa menjuarai kejuaraan tahun ini.

Jika Morbidelli berhasil juara dunia tahun ini, maka seharusnya yamaha menyesal memilih Quartararo sebagai pengganti Rossi di pabrikan Yamaha.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *